Minggu, 02 Oktober 2016

CRC and Class Relations

1. Class Relationship Diagram


2. CRC (Class Responsibility Collaborator) cards

CRC Cards adalah kumpulan dari kartu indeks standar yang telah dibagi menjadi tiga bagian yakni Class, Responsibilities dan Collaborator.

Contoh CRC Class untuk class Account:

Minggu, 25 September 2016

Diagram Sistem Informasi

Diagram Sistem Informasi Kantor Pertanahan Kabupaten Malang



1. Kepala Kantor

Kepala kantor bertugas untuk memastikan kinerja perangkat-perangkat dibawahnya sudah baik. memantau apakah sumberdaya manusia yang ada sudah mencukupi untuk tugas yang tersedia atau belum. jika belum, kepala kantor dapat meminta kepada kantor pusat untuk menambahkan staf baru.

2. Kepala Bagian Pertanahan
Kepala Bagian Pertanahan bertugas untuk mengatur pembagian sumberdaya staf dan memantau kinerja sub bagian yang ada di bawahnya. tugas-tugas tersebut adalah:
a.   Pelaksanaan pengumpulan dan pengelolaan data base di bidang pertanahan.
b.   Pelaksanaan inventarisasi tanah.
c.   Pelaksanaan pemberian ganti  kerugian.
d.   Pelaksanaan pengurusan sertifikat tanah asset Pemerintah Daerah.
e.   Pelaksanaan pembinaan dan sosialisasi tentang peraturan pertanahan.
f.    Pelaksanaan tukar menukar tanah asset Pemerintah Daerah.
g.   Pelaksanaan koordinasi dengan instansi terkait.
h.   Pelaksanaan penyelesaian sengketa tanah.

3. Kepala Sub Bagian Permasalahan Tanah
mengatur staf-staf yang dibawahinya untuk melakukan tugas-tugas berikut:
a.    menyusun program kerja sub Bagian Permasalahan Tanah untuk acuan pelaksanaan tugas;
b.    menerima, meneliti dan mengkaji laporan pengaduan sengketa tanah;
c.    melakukan pencegahan meluasnya dampak  sengketa tanah;
d.    mengkoordinasikan dan menetapkan langkah-langkah penanganan penyelesaian sengketa tanah;
e.    memfasilitasi musyawarah antar pihak-pihak yang bersengketa  untuk mendapatkan kesepakatan;
f.     melaksanakan pembinaan dan sosialisasi tentang Peraturan Pertanahan;
g.    melakukan  pembentukan  Tim Pengawasan dan Pengendalian;
h.    melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bagian Pertanahan sesuai dengan bidang tugasnya.
dan bertanggungjawab kepada kepala bagian pertanahan atas tugas-tugas yang dimilikinya.

4. Kepala Sub Bagian Inventarisasi Tanah
mengatur staf-staf yang dibawahinya untuk melakukan tugas-tugas berikut:
a.    menyusun program kerja Sub Bagian Inventarisasi Tanah untuk acuan pelaksanaan tugas;
b.    menginventarisir tanah asset  Pemerintah Daerah;
c.    menginventarisir kebutuhan  pengadaan tanah dari satuan kerja untuk kepentingan pembangunan;
d.    menginventarisir dan mengidentifikasi tanah kosong untuk pemanfaatan tanaman pangan semusim;
e.    mengkompilasi data dan informasi peta pola penatagunaan tanah, peta wilayah tanah  usaha, peta persediaan tanah, RT, RW dan rencana pembangunan;
f.     menyusun draft final rencana kegiatan penggunaan tanah;
g.    melakukan Koordinasi terhadap draft rencana letak kegiatan penggunaan tanah dengan instansi terkait;
h.    melakukan sosialisasi tentang rencana letak kegiatan penggunaan tanah kepada instansi terkait;
i.      melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bagian Pertanahan sesuai dengan bidang tugasnya.
dan bertanggungjawab kepada kepala bagian pertanahan atas tugas-tugas yang dimilikinya.

5. Kepala Sub Bagian Pengadaan Tanah
mengatur staf-staf yang dibawahinya untuk melakukan tugas-tugas berikut:
a.    menyusun program kerja Sub Bagian Pengadaan Tanah untuk acuan pelaksanaan tugas;
b.    memproses kegiatan pengadaan/pembebasan tanah untuk asset Daerah sampai dengan sertifikasinya serta penyerahan asset dengan berita acara;
c.    memproses pengadaan tanah untuk kepentingan/fasilitas umum;
d.    memproses sertifikasi tanah;
e.    memproses penerbitan surat keputusan subyek dan obyek retribusi tanah serta ganti kerugian;
f.     melaksanakan tukar menukar asset Pemerintah Daerah;
g.    melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bagian Pertanahan Sekretariat Kabupaten Malang sesuai dengan bidang tugasnya.Sekretaris Daerah dalam bidang pertanahan yang meliputi inventarisasi tanah, penanganan/penyelesaian permasalahan/sengketa tanah dan pengadaan tanah.
h.   Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Asisten Pemerintahan sesuai dengan bidang tugasnya.
dan bertanggungjawab kepada kepala bagian pertanahan atas tugas-tugas yang dimilikinya.

6. Staf Pelaksana
Melaksanakan tugas sesuai yang telah ditetapkan oleh kepala sub bagian.


sumber:http://bag-pertanahan.malangkab.go.id/konten-18.html


Online Stock Brokerage System: Use Case Diagram



Use Case Diagram adalah gambaran atau penjelasan grafis dari suatu sistem yang kontennya terdiri dari: beberapa atau semua actor (yang melakukan aksi pada sistem); use case (penggunaan sistem oleh actor); dan interaksi diantara kedua hal tersebut. Use case diagram tidak menjelaskan secara detil tentang isi dari use case, akan tetapi hanya memberi gambaran singkat hubungan antara use case, aktor, dan sistem.
Pada contoh kali ini, Use Case Diagram yang akan dibahas adalah mengenai Online Stock Brokerage System. apakah itu? Singkatnya, Online Stock Brokerage System adalah model digital dari perdangan saham tradisional. Selain lebih aman, dengan sistem ini maka transaksi saham akan lebih mudah dilakukan, lebih cepat dan hemat biaya. Topik ini dipilih oleh penulis karena tingginya pengaruh sistem ini terhadap perekonomian, dan kurangnya pembahasan tentang topik ini di luar lingkup materi ekonomi.

Berikut ini adalah Use Case Diagram dari Online Stock Brokerage System:




pada use case tersebut, terdapat 4 aktor yang berperan, yaitu:
1. Exchange Services
2. System Administrator
3. Analyst
4. Investor

untuk proses-proses yang dilakukan oleh aktor-aktor tersebut, akan dijelaskan di bawah ini:

1. Exchange service
Exchange Service dapat memberi dan menerima data-data mengenai transaksi yang ada kepada Investor dan Analyst. Selain itu, untuk menjaga keamanan data, Exchange Service dapat melakukan otentikasi pada setiap request yang datang, dengan mengecek apakah yang memberi request tersebut terdapat pada sistem atau tidak.

2.System Administrator
System Administrator dapat mengatur akun pengguna yang ada, sekaligus me-manage data-data milik Investor yang ada. Untuk menjaga keamanan, System Administrator juga meminta login/logout setiap kali Investor akan melakukan perubahan terhadap akunnya (mengatur preferensi, mengubah data diri, melakukan permintaan ke Exchange Service, Update Portofolio, dan mematikan akun). Jika deposit milik Investor terlalu kecil, System Administrator berhak membekukan (froze) akun milik Investor, dan mengaktifkan kembali (Reactivation) akun milik Investor jika deposit mencukupi. Selain itu, System Administrator juga harus memiliki metode untuk melakukan system recovery ketika sistem atau data yang ada bermasalah.

3. Analyst
Analyst menggunakan data-data dari exchange service untuk menganalisis dan menentukan tren dari perdagangan saham yang ada. hasil analisis ini dapat diletakkan pada exchange service sebagai alat bagi Investor untuk memilih saham mana yang akan diambil. 

4. Investor
Investor dapat melakukan registrasi akun, mengatur preferensi (pengingat/penanda untuk saham-saham tertentu, dan berita mengenai saham tersebut), melakukan order/pembelian, melakukan update portofolio berdasarkan transaksi-transaksi yang dilakukan, dan menutup akunnya. demi keamanan, aktivitas-aktivitas tersebut memerlukan proses login yang diotentikasi oleh System Administrator. Selain itu, Investor dapat mengakses data-data perusahaan dan situasi pasar yang ada pada Exchange Service.

sumber: https://www.isr.umd.edu/~austin/ense621.d/projects04.d/project_gouthami.html


Sabtu, 26 September 2015

Bilangan Prima Berurutan dalam Shell Script

*pengen nulis prolog yang aneh-aneh, tapi bingung mau nulis apa*

Jadi, dalam postingan kali ini, saya akan menulis tentang bagaimana cara membuat list bilangan prima yang berurutan mulai dari 1 sampai N dimana N adalah inputan bilangan yang lebih dari 1. Bahasa yang saya gunakan kali ini adalah bahasa yang geje Shell Script. Bagi yang belum paham apa itu Shell Script, silahkan cari penjelasannya di google, ada banyak :))
saya menulis program ini menggunakan Gedit, sebuah text editor milik Ubuntu. Alternatifnya, bisa menggunakan nano atau Vi.  

Sebelumnya, akan saya bahas terlebih dahulu tentang bilangan prima. Apa itu bilangan prima? Sederhananya, bilangan prima adalah sebuah bilangan yang memiliki tepat dua faktor, yaitu angka 1 dan dirinya sendiri. Dengan begitu, maka bisa disimpulkan bahwa bilangan N yang bisa dibagi angka berapapun mulai dari 2 sampai N-1 bukan bilangan prima. 

Nah, sekian penjelasan tentang bilangan prima. Sekarang, saya akan mulai menunjukkan bagaimana cara menulis program di Gedit supaya bisa dijalankan menggunakan terminal Linux.

Pertama, search "Gedit" di ubuntu. Kemudian, buka gedit dan ketik:
"#!/bin/bash" (tanpa tanda kutip)
untuk menginisiasi program shell script.

Beri nama dan save pada directory yang diinginkan. Kemudian, search "terminal" dan ketikkan pada terminal:
"chmod 777 /directory"
Sebagai contoh, saya menyimpan file di directory "home/fitoalfitrahns/bilangan_prima" maka saya mengetik " chmod 777 /home/fitoalfitrahns/bilangan_prima". Perintah ini digunakan untuk mengatur permission pada Linux supaya file tersebut dapat dieksekusi.

Kemudian, untuk menjalankan program tersebut di terminal, ketikkan pada terminal:
"bash /directory" 
Sesuai dengan contoh diatas, saya mengetik " bash /home/fitoalfitrahns/bilangan_prima".

Program dibawah ini dibuat berdasarkan penjelasan saya diatas tentang bilangan prima.

Secara singkat, program tersebut bisa dijelaskan seperti ini:

Bilangan prima paling kecil adalah 2. Tidak dimungkinkan adanya bilangan prima yang lebih kecil dari 2. Maka dari itu, syarat input bilangan N pada program ini yaitu, inputan tidak boleh kurang dari 1.

Kemudian, saya akan mengecek satu persatu bilangan diantara 2 sampai N, apakah bilangan tersebut bilangan prima atau bukan. Bagaimana cara mengeceknya? Salah satunya dengan melakukan operasi modulo berulang pada bilangan yang dites dengan bilangan mulai dari N-1 hingga 2. Jika ternyata tidak ada hasil tes modulo yang bernilai 0, maka bilangan tersebut diberi flag "1" dan diprint. Jika tidak, akan diberi flag "0" dan tidak diprint.

Hasil program ketika di-run:


Sekian penjelasan dari saya~ Have a nice day, I wish you :)

Mencoba Rajin :))

So, let's get down to the business. Tiba-tiba dapet tugas kuliah suruh bikin blog yang isinya tutorial. Tutorial apa? Ya itu pokoknya. Tugas. Tugas apa? tugas kuliah. Kuliah apa? Kepo. *garing :(

Sedari dulu, gak pernah punya niat untuk bikin blog sebenernya. Kenapa? saya lebih suka mendengarkan, dan tidak pandai bercerita. Gak lucu. Garing. Membosankan. Buruk lah pokoknya. Begitu. End of story.

Dan sekarang, mau gak mau harus bikin blog. Well, ok, akhirnya bikin blog deh. sebenernya gatau juga pengen nulis apa. Udahlah, yang penting bikin... meskipun gatau ntar habis nglewatin mata kuliah yang satu ini, blognya bakal diapain. Dimusnahkan? Jangan lah, siapa tau ada yang butuh kontennya wkwkwk *kepedean. Mungkin endingnya bakal dianggurin. Gak diurusin. Dicuekin. Sama seperti kisah cinta saya sekarang. kasian :((( *curhat

Nah, itulah kenapa judul posting kali ini "mencoba rajin". in a nutshell, this blog was made by me because I had to, not because I want to. and it seems like I'm not gonna tell any unimportant story about my life in this blog, karena gaada yang mbaca~

Yak, sekian kalimat pembuka dari saya, jika ada salah kata mohon dimaafkan. Kalo ada yang pengen kenal saya lebih lanjut, ... mending gak usah aja wkwkwkwkwkwkwk.